Cerita Ngentot Kuhamili Mama Kandung
Cerita Ngentot Kuhamili Mama Kandung . Perkenalkan namaku Rangga, umurku 17 tahun dan aku seorang lelaki yg tampan dan pemberani, aku bersekolah di suatu sekolah menegah atas di Jakarta, kehidupanku sangatlah senang karena aku dapat memilik segala apapun yang aku mau, aku tinggal di Jakarta bersama keluargaku, papahku sebagai direktur pengeboran di Kalimantan dan mamaku seorang pembisnis ternama.
nama papahku Tata dan mamaku rianti, mamaku usianya masih muda sekitar 31 tahun karena mamaku dan papah menikah di usia muda, mamaku masih muda dan seksi, setiap mama pergi keluar rumah atau berbelanja ke mall mama selalu memaki pakaian layaknya anak 17 tahun, setiap aku mengantar mama berbelanja sering kali orang orang melihat mamaku dengan mata yang tajam karena pakaian mama yang amat sangat seksi,disaat papahku kembali bertugas ke Kalimantan,kemanapun mama pergi selalu bersamaku, karena aku anak satu sataunya dari mereka jadi mama selalu meminta aku mengantar kemanapun dia pergi,tak jarang setiap aku bersama mama ke mall orang lain menyangka bahwa mamaku pacarku.
Karena kebersamaanku bersama mama yang terlalu dekat saperti pacar. Terkadang aku ingin memilik pacar seperti mama, yang baik cantik dan seksi,papaku beruntung dapat memiliki mama, yang ku ketahui lebih dalam mamaku memiliki nafsu seks yang sangat besar,mamaku sangat agresif dalam bidang bercinta,aku tau semua itu karena aku pernah melihat mama dan papah sedang ngentot, pada saat ngentot mamaku selalu bringas dan bernafsu terkadang papahku tak bisa menyamia ataupun memuaskan seks mama yang begitu besar.
Suatu hari aku dan mama pergi ke mall untuk berbelanja kosmetik dan baju,mamaku yang selalu berpakaian seksi membuat orang orang melihat mama termasuk aku yang selalu geram dengan kemolekan tubuh mama,mama yang selalu berpakaian di atas lutut membuat kontolku ngaceng,meskipun mama adalah ibu kandungku mama adalah wanita yang aku idamkan.
Setelah aku mengantar mama berbelanja,mama mengajaku ke pantai tempat bisnisnya untuk mengambil berkas dan data yang ketinggalan. Waktupun menunjukan 20.00 Wib saat itu aku dan mama pergi pulang karena papah pulang dari Kalimantan,dana akpun bergegas pulang ke rumah. Sesampai di rumah mama langsung ke kamar mandi untuk mandi dan beristirahatdan menunggu papayang dalam perjalanan pulang,saat mama sedang mandi pikiran kotorku muncul untuk melihat mama yang sedang mandi dan kebetulan mama memanggilku.
”Angga,tolong ambilkan handuk mama di dalam lemari mama!”
suara mama dalam kamar mandi,
”iya mah angga akan ambilkan tunggu sebentar”
akupun bergegas mengambil handuk dalam lemari mama,ketika aku membuka lemari mama aku meilhat ada sebungkus kaset dvd yang tergeletak di atas baju tidurnya,akupun meliaht dan mengambil kaset tersebut,saat ku lihat ternyata ini Dvd porno koleksi mama,
”wahhh ternyata mama menyimpan dvd juga”
dalam batinku, karena aku terlalu lama meihat dan membaca kaset itu mamapun kembali memanggilku
”angga cepat dong mama dingin nihhhh”
”iya ma tunggu”
akupun menyimpan kembali kaset itu dan bergegas cepat menuju kamar mandi,
”kamu kok lama habis ngapain dulu?”
Tanya mamaku di dalam kamar mandi,
”maaf ma tadi ada telepon dari temen”
ucapku dengan wajah tersenyum dan memberikan handuk kepada mama yang telah megeluarkan sedikit tangannya di pintu,saatmama mengambil handuk dari tanganku,tiba tiba mati lampu dan membuat mama takut
”angga knp lampunya mati?, mama takut angga,tolong kamu tungguin mama ya sayang”kata mamaku yang mulai agak ketakutan
”baik ma angga tunggu mama sampai selesai”
pikiran kotorku pun mulai kembali ada untuk melihat kemolekn tubuh mama,dan aku berpikir untuk mengambil lampu senter di dapur
”ma,angga bawa senter dulu ya kedapur, biar engga gelap buat nganter mama ke kamarnya”
kataku dengan penuh harapan,
”iya tapi jangan terlalu lama ya sayang, mama takut “
kata mamaku di dalam kamar mandi,akupun segera mengambil senter ke dapur dan kembali ke kamar mandi
”ma,sekarang tidak terlalu gelapkan?”kataku kpd mama
”iya angga,cepat antar mama ke kamar”
tiba tiba aku tergelincir dan memegang handuk mama yang telah mama lilitkan pada tubuhnya dan…. Aku melihat tubuh mama yang sanagt mulus dan mama kaget melihat aku terajatuh didepannya
”angga kamu tidak apa apa,sayang?”
Tanya mamaku yang tak sadar kalau handuknya terlepas
”tidak ma,angga baik baik saja”
mamaku segera membantu aku banagun dan tanpa memperdulikan tubuhnya,
”ma handuknya terlepas!”
kataku sedikit melihat payudara mama yang montok
”tidak apa apa kan kamu anak mama”
ucap mama dengan nada yang tenang,akupun bangkit dan mengambil handuk mama yang terjatuh dan melilitkan kebadan mama yang telanjang bulat,
”ma, kaki angga sakit”